Sunday, January 8, 2012

Manajemen pemasaran

Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta & Handoko, 1982).
Secara definisi, Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler, 1980).
Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya, akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut "Konsep Pemasaran".

Konsep pemasaran

Sebagai falsafah bisnis, konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan berorientasi kepada kebutuhan konsumen. Hal ini secara asasi berbeda dengan falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk, dan penjualan.
Secara definitif dapatlah dikatakan bahwa: Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Stanton, 1978).
Tiga unsur konsep pemasaran:
  1. Orientasi pada Konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral
  3. Kepuasan Konsumen

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran

Manajemen Waktu untuk Hidup Bahagia

SETIAP keluarga memiliki waktu setiap jamnya 60 menit, sehari 24 jam, dan seminggu 7 hari. Kita bisa mendapatkan sebuah keluarga sukses yang mampu merealisasikan tujuan-tujuannya dalam waktu yang tersedia. Namun kita juga bisa menyaksikan keluarga lainnya yang justru seolah-olah dikejar-kejar waktu, tidak bisa hidup tenang, tak mampu mewujudkan tujuan-tujuannya, dan tak bisa menikmati hidup. Tak pelak, keluarga tersebut tak bisa khusyuk beribadah.


Perbedaan di antara kedua keluarga tersebut adalah sejatinya keluarga pertama memahami betul urgensi waktu; mengetahui cara memenejnya, sedangkan keluarga yang kedua menjadi antitesa keluarga pertama. Rasulullah bersabda, “Ada dua nikmat yang dilalaikan banyak manusia; kesehatan dan waktu luang.”

Siapa saja yang menggunakan kesehatan dan waktu luangnya dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dia adalah orang yang berbahagia. Namun, siapa yang menggunakan keduanya untuk bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dia adalah orang yang sengsara. Ini mengingat, sehat merupakan lawan dari sakit, dan waktu luang lawan dari sibuk.
...Siapa saja yang menggunakan kesehatan dan waktu luangnya dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dia adalah orang yang berbahagia...
Orang Barat mengatakan bahwa waktu adalah uang, sedangkan Al-Hasan mengatakan, “Aku mendapati beberapa kaum yang salah satu di antara mereka sangat kikir terhadap umurnya ketimbang dirhamnya.” Dia mengetahui bahwa apabila umur menghilang, maka dia akan lenyap. Sementara harta, apabila suatu ketika lenyap, maka di saat yang lain bisa didapatkan kembali.

Dari sini kita bisa melihat bahwa waktu tidak setara nilainya dengan uang, ia lebih berharga darinya. Sebagaimana dinyatakan Abdullah bin Mas’ud, “Aku tidak pernah menyesal atas sesuatu melebihi penyesalanku atas hari ketika matahari tenggelam, maka ajalku semakin berkurang, sementara amalku tidak bertambah.”

Dengan demikian, manajemen waktu adalah sebuah keahlian. Maka, --sebagai seorang ibu dan istri— Anda harus melatih dan mendidik anak-anak untuk bisa mengatur waktu mereka. Pasalnya, jika kita adalah keluarga dengan tipikal keluarga kedua dalam contoh di atas, maka kita terus-menerus mencoba mengganti waktu yang telah lenyap, beramal dengan cara yang salah; makan, minum, mengemudi, dan lain-lainnya dengan tergesa-gesa dan sembrono. Tak pelak, ibadah pun tidak maksimal, sehingga mengakibatkan dampak negatif dalam kehidupan berkeluarga.
...Siapa saja yang menggunakan kesehatan dan waktu luangnya untuk bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka dia adalah orang yang sengsara...
Lalu timbullah pertanyaan; bagaimana caranya memenej waktu dengan efektif? Apa makna manajemen waktu? Dari berbagai literatur yang ada menyatakan bahwa manajemen waktu adalah cara dan sarana yang membantu manusia untuk merealisasikan tujuan-tujuannya, mewujudkan stabilitas antara kewajiban, keinginan, dan tujuan. Para pakar manajemen waktu sepakat menyatakan bahwa setiap kali kita sukses mengatur waktu dengan baik, maka kita pun akan semakin produktif.

Pengertian manajemen waktu bukan hanya diperuntukkan bagi orang-orang dewasa saja. Anak kecil pun bisa memanfaatkannya dan dilatih agar terbiasa dengan manajemen waktu efektif. Untuk melatih anak-anak terbiasa dengan manajemen waktu, maka orangtua harus memperlihatkan efektifitasnya dalam beraktifitas.

Berapa Lama Waktu yang Anda Butuhkan?

Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mengerjakan berbagai aktifitas sehari-hari? Ini menjadi pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum memulai merealisasikan manajemen waktu. Yang harus Anda lakukan adalah menulis semua aktifitas harian Anda selama sepekan dengan mencatat waktu yang Anda butuhkan dalam melakukan berbagai aktifitas tersebut. Lebih baik apabila disusun dalam bentuk bagan:
  1. Lihatlah bagan yang ada di hadapan Anda, carilah aktifitas-aktifitas yang banyak menelan waktu, akan tetapi manfaatnya sederhana. Hal ini seperti duduk berjam-jam di depan televisi, mengobrol di telepon dalam jangka waktu lama, merapikan mainan anak-anak yang berserakan, dan lain sebagainya.
  2. Berilah prioritas untuk pekerjaan-pekerjaan yang tergolong sebagai kebutuhan primer, seperti shalat, ibadah, menjaga kesehatan, memperbaiki hal-hal yang berbahaya, membayar berbagai tagihan, dan melaksanakan tugas-tugas lainnya.
  3. Kemudian pada peringkat selanjutnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan masa depan keluarga, seperti waktu yang Anda jalani bersama keluarga, waktu Anda untuk membimbing pelajaran anak-anak, dan waktu untuk mengembangkan kapabilitas Anda.
  4. Di peringkat berikutnya adalah aktifitas-aktifitas yang mungkin bisa ditunda ketika tersedia banyak waktu, seperti pekerjaan-pekerjaan yang diminta orang lain kepada kita, padahal mereka bisa mengerjakannya, namun mereka malas.
...Berilah prioritas untuk pekerjaan yang tergolong primer, seperti shalat, ibadah, menjaga kesehatan, memperbaiki hal-hal yang berbahaya, membayar berbagai tagihan, dan melaksanakan tugas...
Sarana manajemen waktu di rumah:
  1. Buatlah bagan harian yang sederhana. Ketika Anda memiliki kewajiban terhadap keluarga Anda, maka janganlah Anda melontarkan pertanyaan, “Apa sih yang mereka inginkan dariku?” Buatlah pertanyaan yang di dalamnya memuat dua pilihan. Lalu buatlah jadwal tertentu sebisa mungkin terhadap segala sesuatu. Persingkatlah waktu yang biasa Anda gunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat; baik untuk dunia dan akhirat.
  2. Lakukanlah pekerjaan-pekerjaan penting pada saat itu juga, jangan menunda-nundanya. Hal ini seperti merapikan kamar tidur, membereskan mainan dan buku-buku anak-anak. Karena, sekali saja Anda menunda hal-hal di atas, maka Anda akan membutuhkan banyak waktu lagi nantinya.
  3. Komitmenlah dengan jadwal Anda semaksimal mungkin. Kendati demikian, jangan paksakan diri Anda secara ekstrim, apabila Anda tidak bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan Anda dikarenakan hal-hal di luar kehendak Anda. Akan tetapi, pelajarilah berbagai faktor penyebab yang membuat Anda tidak mampu mengerjakannya.
  4. Luangkanlah waktu untuk hiburan dan buatlah rencana-rencana tetap untuk liburan mingguan.
  5. Buatlah daftar mingguan untuk kewajiban-kewajiban sehari-hari, daftar belanjaan yang dibutuhkan keluarga, sembari terus memantau salat mereka, membangunkan mereka, dan beri pemahaman kepada mereka mengenai akibat tidur larut malam.
  6. Tulis jadwal hal-hal yang harus Anda kerjakan selama seminggu dan jangan lupa meluangkan waktu pribadi untuk Anda.
  7. Jika memungkinkan, kerjakanlah dua pekerjaan dalam satu waktu, semisal membereskan meja ketika berbicara di telepon, atau mendengarkan rekaman penting tatkala merapikan rumah.
  8. Luangkan waktu untuk liburan keluarga. Lalu jangan lupa untuk menentukan jam tidur malam.
  9. Persingkat waktu yang biasa Anda gunakan untuk berdiskusi tentang hal-hal yang kurang penting, seperti diskusi harian dengan anak-anak mengenai baju yang harus mereka kenakan, makanan yang hendak mereka santap, atau siapa yang harus melaksanakan tugas-tugas domestik tertentu. Semua hal tersebut bisa dihentikan dengan jalan membuat jadwal sederhana agar hari-hari lebih terorganisir.
...Komitmenlah dengan jadwal Anda semaksimal mungkin. Kendati demikian, jangan paksakan diri Anda secara ekstrim...
Anak-Anak dan Manajemen Waktu

Seperti kebanyakan kemampuan dan keahlian lainnya, manajemen waktu merupakan salah satu keahlian penting yang harus dimiliki anak-anak. Ketika anak-anak sudah bisa membaca jam, maka dia memiliki tanggung jawab atas waktu yang dilaluinya. Dengan demikian, kita dapat melatih mereka dengan cara:
...Ajarkan bahwa setiap kali umur anak-anak bertambah, maka tanggung jawabnya terhadap waktu pun semakin tinggi, terutama yang berkaitan dengan ibadah...
  1. Menggantungkan jadwal rutinitas bulanan di kamar mereka dan menginstruksikan mereka untuk mencoret hari yang telah mereka lalui.
  2. Memerintahkan anak-anak agar bersiap-siap untuk memulai hari dengan waktu sesingkat mungkin.
  3. Mengajarkan kepada mereka tentang manajemen waktu yang mampu membuat hidup mereka teratur. Anda harus mengajarkan mereka betapa pentingnya manajemen waktu, sehingga mereka akan mengetahui bahwa waktu berlalu dengan cepat sedangkan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan begitu banyak.
  4. Membuat jadwal pelajaran, baik untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR) atau belajar ketika ujian. Karena hal tersebut merupakan cara terpenting untuk mengorganisir waktu dalam kehidupan anak-anak.
  5. Ajarkan bahwa setiap kali umur anak-anak bertambah, maka tanggung jawabnya terhadap waktu pun semakin tinggi, terutama yang berkaitan dengan ibadah dan mengerjakan PR. Dengan demikian, mereka akan belajar menyusun prioritas dalam aktifitas sehari-hari dan mengerjakan tugas-tugas. [ganna/voa-islam.com]  sumber : http://www.voa-islam.com/muslimah/artikel/2010/03/04/3627/manajemen-waktu-untuk-hidup-bahagia/

Manajemen Waktu Dalam Islam

Waktu adalah salah satu nikmat tertinggi yang diberikan Allah kepada Manusia. Sudah sepatutnya manusia memanfaatkannya seefektif dan seefisien mungkin untuk menjalankan tugasnya sebagai makhluk Allah di bumi ini. Karena pentingnya manajemen waktu ini maka Allah swt telah bersumpah pada permulaan berbagai surat dalam al-quran yang turun di mekkah dengan berbagai macam bagian dari waktu. Misalnya bersumpah: demi waktu malam, demi waktu siang, demi waktu fajar, demi waktu dhuha, dan demi masa. Semisal dalam surat Al-Lail ayat 1-2, Allah berfirman:

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى ﴿١﴾ وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى ﴿٢

“Demi malam apabila menutupi (cahaya siang), dan siang apabila terang benderang.”
Menurut pengertian yang popular di kalangan para mufassirin dan juga dalam perasaan kaum muslimin, apabila Allah bersumpah dengan sesuatu dari ciptaan-Nya, maka hal itu mengandung maksud agar kaum muslimin memperhatikan kepada-Nya dan agar hal tersebut mengingatkan mereka akan besarnya manfaat dan impressinya. Oleh karena itu, barang siapa terluput atau terlena dari suatu amal perbuatan pada salah satunya, maka hendaklah ia berusaha menggantikannya pada saat yang lain.
Sementara itu sunnah nabawiah juga mengukuhkan nilai waktu, dan menetapkan adanya tanggung jawab manusia terhadap waktu di hadapan ALLAH kelak di hari kiamat. Terlebih, ada empat pertanyaan pokok yang akan dihadapkan kepada setiap mukallaf di hari perhitungan kelak, dan ada dua pertanyaa dasar yang khusus berkenaan dengan waktu. Tentang hal tersebut telah diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal ra, bahwa Nabi saw telah bersabda:
“Tiada tergelincir kedua telapak kaki seorang hamba di hari Kiamat, sehingga ditanya tentang empat hal, yaitu tentang umurnya di mana ia habiskan, tentang masa mudanya di mana ia binasakan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan ia belanjakan, dan tentang ilmunya bagaimana ia mengamalkannya.”
Begitulah, bahwa manusia bakal ditanya tentang umurnya secara umum dan tentang masa mudanya secara khusus. Sesungguhnya masa mudamemang bagian daripada usia manusia. Namun, masa itu mempunyai nilai istimewa dilihat dari segi usia, yaitu kehidupan yang penuh pancaran cahaya, keteguhan yang masih dapat berkelanjutan, dan merupakan suatu masa kuat di antara dua ancaman kelemahan, yaitu kelemahan masa kanak-kanak dan kelemahan masa tua. Sebagaimana disinyalir dalam firman Allah SWT surat Ar Ruum ayat 54:

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ ﴿٥٤

“Allah, dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan berubah.”
Kewajiban-kewajiban dan etika Islam telah menetapkan adanya makna yang agung, yaitu nilai waktu dan upaya memperhatikan setiap tingkatan dan setiap bagiannya. Kewajiban ini menyadarkan dan mengingatkan manusia agar menghayati pentingnya waktu, dan irama gerak alam, peredaran cakrawala, perjalanan matahari, planet-planet lain serta pergantian malam dan siang. Sebagaimana ditentukannya waktu-waktu untuk shalat, zakat, puasa, dan haji. Hal ini merupakan memberikan pelajaran bagi setiap muslim harus senantiasa sadar terhadap perputaran masa dan mengawasi gerak pergantiannya, sehingga tidak menunda-nunda waktu terhadap ibadah-ibadah yang telah ditentukan dan agenda-agenda harian yang telah direncanakan.
Waktu mempunyai karakteristik khusus yang istimewa. Kita wajib mengerti secara sungguh-sungguh dan wajib mempergunakannya sesuai dengan pancara cahayanya. Di antara karakteristik waktu adalah sebagai berikut:
a. Cepat habis. Waktu itu berjalan laksana awan dan lari bagaikan angin, baik waktu senang atau suka ria maupun saat susah datau duka cita. Apabila yang sedang dihayati itu hari-hari gembira, maka lewatnya masa itu terasa lebih cepat, sedangkan jika yang dihayati itu waktu prihatin, amaka lewatnya masa-masa itu terasa lambat. Namun, pada hakikatnya tidaklah demikian, karena perasaan tersebut hanyalah perasaan orang yang sedang menghayati masa itu sendiri. Kendati umur manusia dalam kehidupan dunia ini cukup panjang, namun pada hakikatnya umur manusia hanya sebentar, selama kesudahan yang hidup itu tibalah saat kematian. Dan tatkala mati telah merenggut, maka tahun-tahun dan masa yang dihayati manusia telah selesai, hingga laksana kejapan mata yang lewat bagaikan kilat yang menyambar.
b. Waktu yang telah habis tak akan kembali dan tak mungkin dapat diganti. Inilah ciri khas waktu dari berbagai karakteristik khusus waktu. Setiap hari yang berlalu, setiap jam yang habis dan setiap kejapan mata yang telah lewat, tidak mungkin dapat dikembalikan lagi dan tidak mungkin dapat diganti.
c. Modal terbaik bagi manusia. Oleh karena waktu sangat cepat habis, sedangkan yang telah lewat tak akan kembali dan tidak dapat diganti dengan sesuatu pun, maka waktu merupakan modal terbaik. Modal yang paling indah dan paling berharga bagi manusia. Keindahan waktu itu dapat diketahui melalui fakta bahwa waktu merupakan wadah bagi setiap amal perbuatan dan segala produktivitas. Karena itulah, maka secara realistis waktu itu merupakan modal yang sesungguhnya bagi manusia, baik secara individu (perorangan) maupun kolektif atau kelompok masyarakat.
Kiat yang benar untuk menyikapi waktu menurut Islam, ialah pandangan yang mencakup masa lalu, masa sekarang dan masa depan secara keseluruhan. Oleh karena itu, manusia wajib melihat, mengisi, dan mempersiapkan ketiga masa tersebut.
a. Wajib melihat masa lalu. Melihat ke masa lalu, dimaksudkan untuk mengambil pealjaran dengan segala peristiwa yang terjadi pada masa tersebut. Menerima nasehat dengan kejadian yang dialami umat saat itu dan sunnatullah terhadapa mreeka, sebab masa lalu merupakan wadah peristiwa dan khazanah pelajaran.
b. Melihat masa depan. Melihat ke masa depan memang hal wajib, sebab manusia itu sesuai dengan fitrahnya senantiasa terikat ke masa depan. Ia tak akan dapat melupakannya atau menyembunyikannya di balik kedua telinganya. Sebagaimana manusia itu diberi rezeki ingatan yang menghubungkannya dengan masa lalu dan apa yang terjadi di dalamnya, maka iapun deberi rezeki upaya menggambarkan masa depan dan apa yang akan diharapkan.
c. Memperhatikan masa kini. Apabila seorang mukmin berkewajibanmelihat ke masa lalu untuk mengambil pelajaran, mengambil manfaat, dan mawas diri. Di samping itu, juga perlu melihat ke masa depan untuk mempersiapkan perbekalan. Maka, ada kewajiban untuk memperhatikan masa kini, yaitu masa di mana secara nyata kita sedang menjalani dan menghayatinya, agar kita dapat menggunakannya sebelum lepas dan tersia-sia.
manejemen waktu, menurut islam, Selain itu, memenej waktu untuk merencanakan, mengatur, dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada haruslah memiliki landasan-landasan berikut.
1. Pengetahuan kaidah yang rinci tentang optimalisasi waktu
Setiap muslim, hendaknya memahami dan mengetahui kaidah-kaidah yang rinci tentang cara mengoptimalkan waktunya. Hal ini bertujuan untuk kebaikan dan kemaslahatan dirinya dan orang lain. Tokoh-tokoh seperti Imam Ibnul Jauzi, Imam Nawawi, dan Imam Suyuthi adalah orang-orang yang menjadi teladan bagi orang-orang yang bisa mengoptimalkan waktu semasa hidupnya.
2. Memiliki manajemen hidup yang baik
Setiap muslim haruslah pandai mengatur segala urusan hidupnya dengan baik, menghindari kebiasaan yang tak jelas, matang dalam pertimbangan dan mempunyai perencanaan sebelum melakukan pekerjaan. Ia harus berpikir, membuat program, mempersiapkan, mengatur dan melaksanakannya.
3. Memiliki Wudhuhul Fikrah
Seorang muslim haruslah memiliki keluasan atau fleksibilitas dalam berpikir, seperti mampu berpikir benar sebelum bertindak, berpengetahuan luas, mampu memahami substansi pemikiran dan paham. Hal itu penting sebagai dasar pengembangan berpikir ilmiah.
4. Visioner
Seorang muslim juga harus memiliki pandangan jauh ke depan, bisa mengantisipasi berbagai persoalan yag akan terjadi di tahun-tahun mendatang.
5. Melihat secara utuh setiap persoalan
Setiap orang yang dapat mengatur waktunya secara optimal, tidak melihat masalah secara parsial. Karena bisa jadi, persoalan itu memiliki kaitan dengan yang lainnya.
6. Mengetahui Perencanaan dan skala prioritas
Mengetahui urutan ibadah dan prioritas, serta mengklasifikasi berbagai masalah adalah faktor penting dalam mengatur waktu agar menghasilkan kerja yang optimal. Dengan membuat skala prioritas, akan menghindarkan dari ketidakteraturan kegiatan.
7. Tidak Isti’jal dalam mengerjakan sesuatu
Mengerjakan sesuatu dengan tidak tergesa-gesa dan berdasar pada ketenangan jiwa yang stabil merupakan landasan yang penting dalam mewujudkan hidup yang lebih baik.
Sementara, orang yang musta’jil menginginkan agar dalam waktu singkat ia mampu melakukan hal-hal yang terpuji, sekaligus meninggalkan hal-hal yang tidak terpuji. Hal ini jelas tidak sesuai dengan sunah kauniyah, yaitu hukum alam dan kebiasaan.
8. Berupaya seoptimal mungkin
Jika kita menginginkan terwujudnya aktivitas amal shalih, maka secara optimal kita harus mengarahkan diri pada persoalan itu sesuai kemampuan yang ada pada diri kita.
9. Spesialisasi dan pembagian pekerjaan
Setiap muslim haruslah memiliki keahlian tertentu. Ia boleh memiliki pengetahuan luas, tetapi ia juga perlu memfokuskan pada keahlian tertentu.
Sumber: Manajemen Waktu Islami karangan Yusuf Qardhawi, dan sumber lainnya, http://hendragalus.wordpress.com/2011/06/11/manajemen-waktu-dalam-islam/

info MANAJEMEN LOGISTIK

Logistik merupakan seni dan ilmu mengatur dan mengkontrol arus barang, energi, informasi, dan sumber daya lainnya, seperti produk, jasa, dan manusia, dari sumber produksi ke pasar. Manufaktur dan marketing akan sulit dilakukan tanpa dukungan logistik. Logistik juga mencakup integrasi informasi, transportasi, inventori, pergudangan, dan pemaketan.

Asal Usul
Kata logistik berasal dari bahasa Yunani logos (λόγος) yang berarti “rasio, kata, kalkulasi, alasan, pembicaraan, orasi”

Logistik adalah konsep yang dianggap berevolusi dari kebutuhan pihak militer untuk memenuhi persediaan mereka ketika mereka beranjak ke medan perang dari markas. Pada kekaisaran Yunani, Romawi dan Bizantium kuno, ada perwira militer dengan gelar ‘Logistikas’, yang bertanggung jawab atas distribusi dan pendanaan persediaan perang.

Logistik Militer
ILS Integrated Logistics Support adalah disiplin yang digunakan oleh tentara/militer untuk memastikan sistem pendukung yang kuat dengan layanan perbekalan (logistik) konsep pemikirannya adalah biaya terendah dan sesuai dengan kebutuhan, handal, persediaan yang mencukupi, maintainability dan lain-lain sebagai persyaratan yang ditetapkan untuk itu.

Dalam logistik militer, petugas logistik mengatur bagaimana dan kapan untuk memindahkan sumber daya mereka ke tempat-tempat yang diperlukan. Dalam ilmu militer, menjaga pasokan perbekalan tidak boleh terganggu oleh musuh sebagai bagian dari strategi militer, karena angkatan bersenjata tanpa sumber daya perbekalan dan transportasi akan tdk berdaya.

Manajemen Logistik
Manajemen logistik merupakan bagian dari proses supply chain yang berfungsi untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan keefisienan dan keefektifan penyimpanan dan aliran barang, pelayanan dan informasi terkait dari titik permulaan (point of origin) hingga titik konsumsi (point of consumption) dalam tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Logistik
Sumber Gambar:
http://www.cals.ncsu.edu/agexed/aee523/pic_logistics3.jpg
http://aa-logistik.blogspot.com/

Lyric greenday_21 Guns


"21 Guns"


Do you know what's worth fighting for?
When it's not worth dying for?
Does it take your breath away and you feel yourself suffocating?
Does the pain weigh out the pride?
And you look for a place to hide?
Did someone break your heart inside,you're in ruins

One, 21 Guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 Guns
Throw up your arms into the sky
You and I ...

When you're at the end of the road
And you lost all sense of control
And your thoughts have taken their toll
When your mind breaks the spirit of your soul
Your faith walks on broken glass and the hangover doesn't pass
Nothing's ever built to last, you're in ruins

One, 21 Guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 Guns
Throw up your arms into the sky
You and I ...

Did you try to live on your own?
When you burned down the house and home?
Did you stand too close to the fire?
Like a liar looking for forgiveness from a stone
When it's time to live and let die
And you can't get another try
Something inside this heart has died,you're in ruins

One, 21 Guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 Guns
Throw up your arms into the sky
One, 21 Guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 Guns
Throw up your arms into the sky

You and I

profile The Sempals

 The Sempals adalah band akustik yang terdiri dari mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di jakarta. Hobby yang sama para personelnya sebenarnya hanya dilakukan untuk mengisi waktu luang dengan bermusik dikampus, namun karena dengan mengikuti acara-acara panggung kampus mendapat respon positif,dan ketertarikan dari pendengar, akhirnya Dito, Destu, Hedi, Yudhy memutuskan untuk lebih serius, itu terbukti lagu-lagu The Sempals yang tersebar di internet. Lirik dewasa, komposisi musik yang presisi, semua sangat matang dikerjakan dengan nuansa slow rock akustik 90an.

Anggota:
DITO (vocal)
HEDI (guitar)
YUDHY (guitar)

DESTU(bass)

from    :  JAKARTA
Genre :  Slow Rock / Acoustic
Pengaruh : Bon Jovi _Mr. Big__firehouse_white lion_led zeppelin_rolling stones
Situs web : http://www.purevolume.com/thesempals
Hub media :  for contact management follow @the_sempals

GREEN DAY LYRICS

"Green Day"
A small cloud has fallen
The white mist hits the ground
My lungs comfort me with joy
Vegging on one detail
The rest just crowds around
My eyes itch of burning red

Picture sounds
Of moving insects so surreal
Lay around
Looks like I found something new

Laying in my bed
I think I'm in left field
I picture someone, I think it's you
You're standing so damn close
My body begins to swell
Why does 1 + 1 make 2

Picture sounds
Of moving insects so surreal
Lay around
Looks like I found something new

Laying in my bed
I think I'm in left field
I picture someone, I think it's you
You're standing so damn close
My body begins to swell
Why does 1 + 1 make 2

Picture sounds
Of moving insects so surreal
Lay aroun

Ulat Bulu Serit Dari Senayan

“Gue Cuma takut aje Bang, kalo nantinye pemain yang sekarang pade mencar gara – gara urusan dualisme. Ini udah sebagian mimpi gue dari kecil. Masa harus pupus gara – gara beginian” tutur seorang kawan selesai ia berlatih tepat dihari ulang tahunnya.

Ok, selamat pagi kawan. Masih semangat hari ini? Sepertinya kita memang sudah menikah siri dengan tekhnologi pengumbar aib serta komunikasi nyinyir. Dan jujur saja, itu tidak baik. Tapi memang tidak dapat dipungkuri, mereka (tekhnologi tersebut) memberikan kenikmatan tersendiri.

Siap dah..yuk mulai yuk!

Sore kemarin di paru-paru Jakarta banyak gerombolan “Robot” berkumpul untuk meneriakkan suaranya. Ya..Kami memang robot. Robot dengan nurani. Karena robot tak pernah merasa lapar. Robot dengan chip hati ternyata masih lebih baik kan?

Sebenarnya mungkin hanya sebagian dari kami yang mengerti arti kata “Kekisruhan”. Selebihnya, mohon maaf… mungkin hanya mengkhawatirkan kebanggaannya tidak bisa bertanding dengan pasukan terbaik dalam menjelajah liga rimba sepakbola negeri ini. Bisa dibilang hanya takut Tim nya bertempur dengan squad level terendah. Ini saya bicara atas survey sms yang masuk loh.. 

Secara pribadi saya hanya memimpikan “Persija dapat berjalan selayaknya berjalan”. Tidak perlu lari, karena tidak ada yang mampu mengejar. Biarlah darah – darah semangat Muhammad Husni Thamrin terus menyusup tiap pori–pori generasi muda. Bukan dengan kultur “soft drink beku 24 jam”. Buka lagi kenapa ada Persija? Ya, ini bentuk perlawanan terhadap dominasi penjajah pada waktu itu. Nah, jika ditarik garis lurusnya.. sepertinya belum akan basi niat tersebut. Tidak bisa dipungkiri Budaya Instan sangat melekat dalam identitas generasi sekarang. Apa mau dibiarkan budaya ini akan otomatis menjadi kultur? Instan karena punya uang. Instan karena punya kuasa. Ya memang ada pribahasa ”Sejarah Ditulis Oleh Pemenang”.

Tidak etis mengurutkan satu demi satu kusyuuuutnya Tim Ibukota ini. Toh, dengan mudah dan gratis kita bisa mendapatkan informasinya. Asal, Jangan Manja! Jika saya pernah berkicau Tim Ibukota ibarat Generator. Maka mari sama–sama menjadi turbinnya. Yang kita bela toh bukan personal. Yang kita tolak juga bukan personal. Jalan saja selayaknya berjalan. Toh kita juga liat roda ini berputar. Tak perlu memperhitungkan dosa orang lain. Karena aib kita pun sesungguhnya banyak.

Saya tidak akan menyerang siapapun. Karena kutu kupret, ga akan pernah sebanding dengan “orang besar”. Tapi jika saya hanya diam dan menunggu tirai bioskop ini tertutup. Mungkin ini lelucon yang garing saat saya menceritakannya kepada generasi mendatang.

Draft tentang era runtuhnya Persija. Sanggupkan membayangkan jika Jakarta tak mempunyai tim sepakbola? Apa yang akan kita bicarakan di warung kopi? Siapa yang akan menyewa angkutan – angkutan secara besar? Mungkin cat–cat sablon akan mengering dan mengeras di meja produksi. Ahhhh…minim banget otak saya?! Tapi, ya memang begitulah adanya. Kami hanya mengerti uang kecil untuk para pejuang pejuang rejeki kecil. Bukan dengan untung besar, dalam megahnya dinamika perbankan. Uang kecil, krincingan di kantong. Masih lebih terasa dari print out dalam buku deposito. Yup, itu semua kan baru draft. Baru rancangan. Semoga Persija tidak akan runtuh ya..

Bicara soal supporter, mungkin saya bukan lah supporter militan yang selalu siaga mendampingi Tim kemanapun bermain. Bukan supporter yang spektakuler; karena jangankan membeli, memengang “merecon” saja saya tidak bernafsu. Yup, siapa si saya?? Hanya orang bodoh yang berbagi lewat tulisannya.

Sambil menyisakan snack kacang khas negeri ini, kami sepakat untuk mengakhiri senin sore kemarin dengan bubar jalan. Tapi esok, kita kembali menjadi Generator. Mesin penggerak mimpi awal Suratin. Dan sumpah, Ulat Bulu Serit dari Senayan ini Gatel bangettt..

Biarlah semangat M.H. Thamrin selalu ada dalam dekapan lembut ide – ide cerdas Suratin.
Manusia Ibukota dari Negeri Dunia Ketiga.
Mat Nga’ih

Tunjukkan yang benar itu Benar !

Cerita ini bermula ketika kejujuran dikalahkan kekuasaan. Ketika kebenaran tertimbun materi. Dan ketika sepakbola dijadikan bisnis oleh para petingginya. Persija Jakarta. Siapa yang tak kenal tim kebanggan Ibukota yang satu ini. Tim yang telah memiliki sejarah sejak tahun 1928. Tim berjuluk Macan Kemayoran, kebanggaan sekelompok manusia yang menamakan diri mereka The Jakmania. Saat ini, tim itu sedang tertimpa masalah. Masalah yang entah kapan terungkap kebenarannya. Hadi Basalamah. Seorang yang telah mengusik Macan kami. Yang telah mengganggu, dan kini ia merebut paksa Macan itu dari kami. Dualisme Persija. Masalah yang datang seiring dengan pergantian kepengurusan PSSI yang baru, musim kompetisi 2012 ini.
 
Ya, musim ini ada 2 PT yang mendaftar sebagai administrator Persija. PT. Persija Jaya Jakarta yang dipimpin Ferry Paulus dan PT. Persija Jaya yang di akui oleh Hadi Basalamah.

Kita semua tentu tahu, mana pihak yang benar. Pihak yang professional dan tentunya pihak yang resmi. Seperti yang kita ketahui bersama, Ferry Paulus adalah Ketua Umum Persija periode 2011-2015.

Dan itu berarti, Ferry Paulus lah yang berhak mengelola Persija musim ini. Tetapi, apa nyatanya? PSSI yang menentukan hasil verifikasi Persija seakan dibutakan oleh hal-hal yang berbau kekuasaan, materi, dan tak jauh dari bisnis. Seperti yang sudah saya katakan  di awal paragraph tadi.

PSSI telah mengeluarkan keputusan ‘sepihak’ yang menentukan bahwa PT. Persija Jaya pimpinan Hadi Basalamah lah yang memenangkan verikasi. Merekalah yang akan memimpin Persija musim ini. Keputusan ini bagai petir di siang bolong. Berbagai pertanyaan pun timbul. Amarah dan emosi mulai tersimpan dalam dada. Dari segi manakah PSSI menilai? Dari segi manakah ‘kemenangan’ mereka? Sesungguhnya, hanya mereka yang tahu jawabannya.

Saya masih tak habis pikir, PT. Persija Jaya yang sampai detik saat saya menulis artikel ini, belum jelas siapa pemain-pemainnya, belum jelas siapa pelatih dan pengurusnya. Belum dan tidak dikenal masyarakat Jakarta. Tetapi, mengapa mereka yang lolos? (maksud saya, diloloskan).

Padahal Persija yang selama ini kita kenal adalah Persija yang telah memiliki sejarah dari dulu. Persija yang pernah menjadi juara Liga tahun 2001. Persija yang didukung oleh supporter militannya, The Jakmania. Persija yang didalamnya ada Bambang Pamungkas sebagai kapten kesebelasan.  Persija yang sah, tanpa ada kebohongan dan rekayasa. Bukan Persija yang pemain-pemainnya diambil dari Liga 1 musim yang lalu. Liga baru, yang tak memiliki sejarah.

Yang ingin saya ungkap disini adalah, dimanakah hati nurani para petinggi-petinggi itu? Apakah sebenarnya mereka sadar yang mereka lakukan telah merugikan banyak pihak? Membuat gundah, marah, dan gelisah. Kami, disini, tak akan pernah tinggal diam.  Tak akan pernah membiarkan Macan kami direbut begitu saja oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Pihak yang hanya mementingkan diri sendiri. Pihak, yang kami tau, tak sama sekali mencintai Persija kami.  Hanya berkelakuan seolah-olah ia begitu mencintai kesebelasan ini, padahal tersimpan maksud dibalik semua itu. Suatu kebohongan belaka.

Jika PSSI tak bisa lagi merubah keputusan itu, jangan salahkan kami yang akan mulai bertindak sedikit keras. Dan jangan juga salahkan kami, jika kami akan mendukung Persija dengan cara kami sendiri. Mungkin musim ini, tak ada lagi nyanyian-nyanyian The Jakmania, tak ada lagi keceriaan di sudut-sudut Gelora Bung Karno, tak ada lagi semangat-semangat yang membara mendukung Tim kebanggaan kami berlaga, tak ada lagi canda tawa yang tercipta.
Karena sesungguhnya, penunggu-penunggu tribun yang begitu mencintai Persija itu sedang dilanda kegundahan. Kami, tak akan mungkin mendukung Persija yang lain. Yang tak ada Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas. Jadi, biarkan kami mendukung Persija dengan cara kami sendiri, jika kalian para petinggi yang terhormat, masih tetap yakin dengan keputusan yang menurut kalian benar, entah dinilai dari segi mananya.

Bukankah kalian yang akan merugi? Jika pertandingan yang akan Persija lewati di Gelora Bung Karno nanti, tak akan ditonton warga Jakarta yang katanya memiliki Persija. Bukankah kalian yang akan malu? Jika tim kalian terseok-seok mengarungi Liga musim ini, dengan pemain-pemain dadakan, yang diambil dari kompetisi seumur jagung,  yang hanya berjalan setengah musim, dan bahkan tak ada pemenangnya.

Sudah seburuk inikah sepak bola yang ada di Indonesia? Sudah separah inikah para pengurus-pengurus sepak bola negeri ini? Tidak kah lagi mereka memiliki perasaan? Sampai kebenaran pun rasanya susah sekali terungkap. Hanya karena materi. Hanya karena kekuasaan yang lebih tinggi. Apakah tak ada lagi yang bisa menjunjung tinggi kejujuran dan professionalisme? Sungguh, miris sekali bangsa ini, memiliki para pemimpin seperti mereka.

Jika ini yang mereka mau, mari kawan, kita rapatkan barisan. Untuk membantu temukan kebenaran. Dan jangan biarkan kebohongan ini terus berjalan. Sesungguhnya, Persija butuh kepastian. Dan tak akan kami biarkan Macan kami terlantar. Tak akan kami tinggal diam dan pasrah menunggu keputusan. Semua tahu, keadilan harus ditegakkan. Dan kami yakin, cepat atau lambat, kebenaran akan terungkap. Yang benar akan keluar sebagai pemenang.

Saya, hanya seorang siswi dari salah satu SMP Negeri di Jakarta, yang ingin menyampaikan segalanya yang ada dalam benak saya melalui artikel ini. Maaf, jika mungkin ada kata-kata saya ada yang salah dan kurang berkenan. Tetapi semua yang saya tulis ini dari hati terdalam, demi kemajuan sepak bola Indonesia dan demi menyelamatkan Sang Macan dari mereka yang telah kehilangan hati nuraninya.

Keep the spirit up! And you never walk alone, Persija Jakarta.
Rapatkan barisan dan teriakkan dengan lantang, #SavePersija!
Tiara Aulia

SINETRON VERSI PSSI !!!

Mungkin judul artikel ini sangat pas untuk organisasi sepakbola kita saat ini. Organisasi sepakbola negeri ini sangat merindukan pemimipin yang mengerti akan bagaimana kepentingan sepakbola dan para pecinta sepakbola di Negeri ini untuk mendapatkan prestasi yang bagus dan dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, bukan memikirkan kepentingan pribadi. Begitu banyak kongres luar biasa yang telah dilakukan PSSI namun hasilnya tidak seperti namanya yang luar biasa, tetapi yang dihasilkan orang-orang yang memimpin PSSI adalah pemimpin yang berpendidikan di sekolah luar biasa, begitulah organisasi yang katanya mempunyai aturan-aturan dan pasal-pasal yang mereka sering sebut dengan statuta PSSI, namun aturan yang mereka buat tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan, bahkan lebih gilanya lagi statuta FIFA yang merupakan induk persatuan sepakbola dunia pun mereka bantai habis dengan melanggarnya, masih menjadi pengurus organisasi kecil saja sudah bikin ulah, apalagi mereka menjabat menjadi pengurus FIFA, habislah sepakbola dunia ini dan yang ada hanya tinggal kenangan saja. Namun, apapun yang terjadi kami tetap janji dan selalu membuktikan mendukung bola Negeri ini, politik berkelahi saling caci maki, bagi kami FOOTBALL FOR UNITY!.

Berbicara tentang PSSI mungkin tidak ada habisnya, bahkan bila menjadi film atau sinetron, film ini akan mengalahkan sinetron-sinetron yang sudah ada di stasiun televesi. Hampir setiap hari, tidak megenal waktu, mau siang ataupun malam, media massa selalu memberitakan yang bertema dengan masalah PSSI. Masih ingat dalam ingatan kita, kekisruhan dan ketidakadilan terjadi dalam PSSI di bawah pimpinan Nurdin Halid, para pengurus PSSI langsung menjadi selebritis dadakan yang dimuat di koran sobek dan televesi rusak, dan yang menjadi aktor dan aktris utamanya adalah Nurdin Halid dan Nugraha Besoes. Sebenarnya apa yang mereka cari di PSSI? Apakah mencari uang demi sesuap nasi? Apakah ingin menjadi orang terkenal? Atau bahkan mereka hanya mencari ribut dengan orang-orang militan (SUPPORTER) di Negeri ini? Bukan begitu caranya bapak-bapak yang berintelektual dari Somalia.

Seketika itu juga para Supporter sepakbola seluruh Indonesia bersatu untuk menghentikan perbuatan yang dapat merugikan sepakbola. Semua supporter dari Sabang sampai Merauke, dari orang yang tidak tahu apa-apa tentang sepakbola dan yang tahu sepakbola meneriakkan hal yang sama, berbaur menjadi satu hati satu jiwa dan satu suara yaitu REVOLUSI PSSI!

Dengan mengeluarkan waktu dan tenaga yang melebihi maksimal, para supporter pun tidak henti-hentinya menyerbu kantor PSSI di Senayan untuk menegakkan kebenaran. Akhirnya keinginan seluruh pecinta sepakbola di Negeri ini dapat terwujud dengan rasa tidak terhormat NH pun turun setelah semua elemen pecinta sepakbola di Negeri ini susah payah untuk menurunkan NH yang keras kepala ini, dan ketika itu pula secercah harapan dan mimpi kita akan prestasi sepakbola Negeri ini sudah di depan mata. PSSI langsung mengadakan kongres luar biasa, walaupun jalannya kongres ini juga penuh kekisruhan, aneh memang jika kita lihat PSSI ini, kinerja mereka selalu ribut terus makanya pantas saja jika para pemain sepakbola di Negeri ini selalu berkelahi di lapangan, mereka semua mengikuti kebiasaan PSSI, yah maklumlah namanya juga orang-orang tak bermoral masuk dalam kepengurusan, ah lupakan sajalah dan kubur dalam-dalam kebiasaan buruk mereka itu.

Djohar Arifin pun terpilih menggantikan NH melalui kongres luar biasa PSSI di Solo, dan kita semua pun berharap pada pemimpin baru ini akan membawa prestasi yang cukup bagus dan baik untuk sepakbola Negeri ini, semua harapan dan mimpi kita berada di pundak Djohar. Semua struktur kepengurusan pun dirombak total dengan muka baru, berakhirlah penderitaan sepakbola Negeri ini dari kedzaliman NH dan kawan-kawan.

Namun, semua mimpi kita sepertinya tidak bakal terwujud, malah kalau boleh jujur, SEPAKBOLA NEGERI INI AKAN HANCUR DIBAWAH PIMPINAN DJOHAR ARIFIN. Kita lihat saja bagaimana kinerja beliau, mulai dari mengganti coach Alfred Riedl, padahal seperti kita tahu selama ini, coach Riedl ini sangat bagus kerjanya, dia dapat memberikan warna dalam permainan timnas kita, tegas, dan selalu disiplin, namun tidak tahu kenapa orang dzalim baru ini dengan semena-mena memecat secara tidak hormat coach Riedl dengan alasan kontrak. Secara akal sehat kan bisa kita pikirkan, kalau memang Coach AR bagus kenapa tidak dilanjutkan saja kalau memecat karena hanya masalah kontrak, buktinya ketika Piala AFF kemarin, warga Indonesia sangat terhibur dengan permainan para pemain Timnas kita. Terbukti, kesalahan fatal yang dilakukan DA, Timnas Garuda saat ini terseok-seok dan rasa kekeluargaan diantara para pemain agak sedikit terganggu. Kalau seperti ini, mau siapa yang disalahkan?? Masa penonton yang menyalakan kembang api mau disalahin, itu kan semua dilakukan akibat kekecewaan kami atas kinerja PSS.

Selanjutnya, yang paling fatal dan benar-benar dzalim yang dilakukan PSSI jilid Djohar adalah secara tidak masuk akal sehat kita dalam memutuskan dan menyelesaikan masalah dualisme dalam Persija Jakarta, dengan bangganya PSSI menunjuk kubu HB (PT.Persija Jaya) sebagai administrator dan pengelola tim Persija Jakarta musim ini.

Padahal yang seperti kita tahu dan merupakan fakta adalah Bapak Ferri Paulus adalah Ketua Umum Persija yang terpilih dalam Rapat Umum Anggota Persija 30 Juli lalu sebagai pengelola Tim Persija Jakarta musim ini yang sah dan tidak bisa diganggu gugat dibawah naungan PT. Persija Jaya Jakarta. Coba kita bayangkan, suara 90 poin yang dimiliki FP bisa dikalahkan oleh HB yang hanya mendapatkan 11 poin suara dalam Rapat Umum Anggota Persija, jelas sudah diluar akal sehat manusia, PSSI bisa memutuskan hal seperti ini. Apa yang mereka pertimbangkan dalam memutuskan hal ini! Layaknya seperti sinetron saja, semua pemain bisa diatur sesuai keinginan mereka. Ya seperti inilah jika sepakbola sudah dicampur aduk dengan politik dan kepentigan pribadi, apapun bisa terjadi walaupun sangat tidak masuk akal.

Masalah peserta tim yang berlaga di ISL juga menjadi sorotan publik, masa tim yang sudah degradasi dan sudah berselingkuh dengan ISL bisa masuk secara cuma-Cuma seperti sedang buang air kecil di bawah pohon. Percuma saja selama ini semua tim ISL bersaing untuk bertahan di kompetisi tertinggi di Negeri ini, kalau pada akhirnya seperti ini, seperti anak kecil yang sedang bermain sepakbola di Playstation, dengan mudahnya memasukkan tim dengan 10 jari tangan tanpa ada yang didegradasi dan lebih lebih fatalnya lagi bila terjadi dan pasti peserta ISL ada 24 tim! Wow dahsyat dan terdengar agak banyak gila pengurus saat ini.

Bisa dibayangkan, ada berapa pertandingan yang akan dijalankan, ada berapa pertandingan dalam seminggu, berapa hari masa istirahat pemain kita untuk dapat bertahan di liga ini yang akan bertanding dengan waktu singkat dengan tujuan dari ujung barat hingga timur Negeri ini, akankah sanggup tim-tim membiayai semua ini, bagaimana jika ada salah satu tim yang bangkrut ditengah jalan akibat kompetisi panjang ini, dan yang paling penting adalah berapa tahun kompetisi ini akan berjalan, yang 18 tim musim lalu saja hampir setahun untuk bisa mendapat juara, dan masih banyak lagi sisi negatifnya kalau kita pikir panjang kedepan. Kita tunggu saja tanggal mainnya dari sinetron versi PSSI ini. Kami sebagai supporter sangat berharap kalau kedepannya PSSI bisa memutuskan suaatu permasalahan secara akal sehat dan kepentingan orang banyak, bukan untuk kepentingan pribadi dan kepentingan politik.

KAMI AKAN SELALU MENERIAKKAN BAHWA “REVOLUSI BELUM BERHENTI” HINGGA TEGAKNYA KEBENARAN DALAM SEPAKBOLA NEGERI INI. JANGAN HANCURKAN PERSIJA KAMI, PERSIJA ADALAH KAMI !!! .

Diam lalu tertindas dan terus ditindas atau berpikir lalu bergerak dan beraksi untuk bangkit melawan ketidakadilan ini ???

REVOLUSI BELUM BERHENTI!!!
( OREN DEPSOS )

Green Day - Minority

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info