Monday, January 9, 2012

Puisi Iklan Nutrilon Ke 1| Puisi Iklan Nutrilon Versi Bahasa Indonesia ke 1

Teman-teman pasti sering melihat Iklan Nutrilon akhir-akhir ini di TV. Nah... tentu ada sebagian dari kamu yang penasaran tentang Puisi Iklan Nutrilon ini. Pada postingan kali ini aku ingin berbagi puisi Iklan Nutrilon Versi Bahasa Indonesia kepada kamu semuanya. Selain versi bahasa Indonesia, Puisi Iklan Nutrilon ini juga akan ditulis versi bahasa Inggrisnya. So.. Semoga dengan kehadiran tulisan kali ini dapat membuat kamu senang ya...
bukan mau ikut-ikutan promosiin Nutrilon Royal, tapi objektif ngeliat iklan ini suka banget..

Berikut adalah puisi Iklan Nutrilon selengkapnya, dimana disini kamu bisa mendapatkan puisi Iklan Nutrilon Versi Bahasa Indonesia dan juga Versi Bahasa Inggris:


Iklan Nutrilon Versi Bahasa Indonesia
Saya ingin menjalani hidup saya untuk sepenuhnya mutlak
Untuk membuka mata saya untuk menjadi semua yang saya bisa
Untuk perjalanan jalan tidak diambil, untuk memenuhi wajah yang tidak diketahui
Untuk merasakan angin, menyentuh bintang-bintang
Aku berjanji untuk menemukan diri sendiri
Untuk berdiri tegak dengan kebesaran
Untuk memburu dan menangkap setiap mimpi
HIDUP ADALAH PETUALANGAN

Puisi Iklan Nutrilon Versi Bahasa Inggris
I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all I can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the stars
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

sumber : http://karodalnet.blogspot.com/2011/06/puisi-iklan-nutrilon-puisi-iklan.html

Koordinasi Yang Efektif

Pengalaman yang sering terjadi pada usaha koordinasi dalam suatu organisasi adalah terjadinya perbedaan antar sudut pandang dan cara yang berbeda dalam mancapai tujuan. Perbedaan ini merupakan awal dari terjadinya pertentangan.


Sebagai usaha untuk menciptakan koordinasi yang efektif dapat dilakukan usaha
pendekatan dengan melihat mekanisme dari koordinasi. Stoner dalam bukunya

" Management " hal. 246 - 247 mangemukakan paling tidak terdapat empat pendekatan yang dapat dilakukan oleh manajer untuk mencapai koordinasi yang efektif, yaitu Hierarki manajerial, komunikasi antarbagian (interdepartemental communicalion ) dan hubungan antar individu ( Liaison individuals ).

l. Hirarki Manejerial ( Managerial Hierarchy )
        Cara lama yang sering dilakukan untuk menghentikan konflik adalah dengan menggunakan rantai komando dalam organisasi ( organization’s chain of command ) apabila beberapa orang pekerja mempunyai hubungan pekerjaan yang tidak sependapat ( Disagreement ) mereka menghubungi pimpinannya ( manajer ) untuk mengetahui keputusan tentang kebijakan perusahaan.

 2. Komunikasi Antar Bagian Interdepartemental Communication )
Komunikasi antara para manajer terhadap bagian – bagian yang berbeda            ( Lateral ) adalah merupakan bentuk integrasi dalam kehidupan suatu organisasi. Apabila terjadi komunikasi yang efektif dari para manajer secara horizontal ( dalam level yang sama ) hal tersebut merupakan sumbangan utama untuk menciptakan bentuk koordinasi yang efektif. Komunikasi ini biasanya menyangkut hal yang berada diluar formulasi kebijaksanaan. ( lebih bersifat informal). Misalnya manajer bagian penjualan dapat mengkoordinasikan tujuan bagian penjulan dengan departertemen produksi.

3. Kepanitiaan ( committee )
        Koordinasi antar bagian dapat dijadikan sebagai landasan dasar dangan membuat bentuk secara formal misalnya dengan mengadakan pertemuan berkala ( operational meeting ) yang murupakan kepanitiaan ( committee ) dari “panitia opcrasi”. Misalnya suatu point kendala koordinasi dicatat kemudian diinformasikan kembali oleh bagian yang bersangkutan pada meeting berikutnya baik penyebab maupun tindak lanjut penyelesaiannya.

    Bentuk komite ini terdapat dari :
    o Generel Menagenent Committee
        Yaitu komite yung beranggotakan senior manajer, seringkali para manajer ini mempunyai sisi pandang yang berbeda tentang keputusan yang sama. Tugas dari komite ini adalah penetapan tujuan perusahaan dihubungkan dengan berbagai tujuan organisasi secara keseluruhan dan pola pengawasan operasi dari kegiatan bagian yang beraneka ragam.

    o  Komlte yang berhubungan dengan spesial area (Committee daeling with
special area)
        Komite ini menggambarkan mekanisme pekerjaan yang berada pada lower – level executives ( pelaksana tingkat bawah ) dengan ide – ide mereka yang akan dibawa ke tingkat operasional meetingmanajemen yang lebih tinggi, termasuk ke manajemen puncak.

    o Penghubung individual( Laison Individual )
                    Tugas utama dari Laison ini adalah membantu para manajer untuk maningkatkan koordinasi secara lebih efektif. Mereka menyediakan alat komunikasi antara bagian ( departemen ) dan menjelaskan aturan yang spesifik dan berperan pada setiap pertemuan (meeting ) operasi perusahaan. Laison ini biasanya terdiri dari manajer produksi, koordinator pelanggan ( costomers coordinator ) yaitu merupakan wakil perusahaan dalam pelayanan pelanggan, serta para manajer proyek.

             :http://dewiramli.blogspot.com/2011/11/koordinasi-yang-efektif.html

Obladi Oblada

 Desmond has a barrow in the market place
Molly is the singer in a band
Desmond says to Molly - girl I like your face
And Molly says this as she takes him by the hand.

Chorus:
Obladi oblada life goes on bra
Lala how the life goes on
Obladi Oblada life goes on bra
Lala how the life goes on.

Desmond takes a trolly to the jewellers stores
Buys a twenty carat golden ring
Takes it back to Molly waiting at the door
And as he gives it to her she begins to sing.

Chorus

In a couple of years they have built
A home sweet home
With a couple of kids running in the yard
Of Desmond and Molly Jones.

Happy ever after in the market place
Desmond lets the children lend a hand
Molly stays at home and does her pretty face
And in the evening she's a singer with the band.

Chorus

In a couple of years they have built
A home sweet home
With a couple of kids running in the yard
Of Desmond and Molly Jones.

Happy ever after in the market place
Molly lets the children lend a hand
Desmond stays at home and does his pretty face
And in the evening she's a singer with the band.

Chorus

And if you want some fun - take Obladiblada.
 
sumber : http://www.lyricsfire.com/viewlyrics/beatles/obladi-oblada-lyrics.htm 

Ibu

 Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas . . . . . . . . . . . .
Ibu . . . . . . . . . . . . .   ibu . . . . . . .
. . . . . .
Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas . . . . . . . . . . . . . . .
Ibu . . . . . . . . . . . . .   ibu . . . . . . .
. . . . . .
 
sumber: http://www.lyricsfire.com/viewlyrics/iwan-fals/ibu-lyrics.htm 

Pedoman dalam pembagian kerja

Berikut ini ada beberapa dasar yang dapat dijadikan pedoman untuk mengadakan pembagian kerja. Pedoman-pedoman tersebut adalah

  1. Pembagian kerja atas dasar wilayah atau teritorial, misalnya wilayah timur, barat atau wilayah kecamatan, kabupaten dan lain sebagainya.
  2. Pembagian kerja atas dasar jenis benda yang diproduksi, misalnya pada komponen suatu kendaraan, bagian pemasangan jok mobil, pemasangan rem mobil dan lainnya.
  3. Pembagian kerja atas dasar langganan yang dilayani, misalnya adalah langganan secara individual atau kelompok, pemerintahan atau non pemerintahan dan sebagainya.
  4. Pembagian kerja atas dasar fungsi (rangkaian) kerja, misalnya bagian produksi, bagian gudang, bagian pengiriman dan lainnya.
  5. Pembagian kerja atas dasar waktu, misalnya shif kerja pagi, siang dan malam.
Dari hal tersebut diatas maka akan tergambar atau terlihat pembagian kerja di dalam suatu organisasi, yakni:
  • Jumlah unit organisasi yang ada akan disesuaikan dengan kebutuhan dari organisasi tersebut.
  • Suatu unit organisasi ini harus mempunyai fungsi bulat dan berkaitan dengan yang lainnya.
  • Pembentukan unit baru hanya dilaksanakan bilamana unit yang ada sudah tidak tepat lagi untuk menampung kegiatan yang baru baik dari beban kerja maupun hubungan kerja.
  • Secara garis besar akan berpengaruh pada aktifitas dan sifat dari organisasi tersebut.
  • sumber : http://belajarmanagement.wordpress.com/2010/03/01/pedoman-dalam-pembagian-kerja/

Organisasi dan Pengorganisasian

 
Organisasi merupakan naungan dimana sumber daya, kerjasama antar sumber daya diorientasikan melalui mekanisme tertentu untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Mekanisme agar kerjasama antar sumber daya mencapai efektifitas dan efisiensi itulah yang disebut pengorganisasian. Dengan demikian, organisasi ialah wadah atau tempat dimana pengorganisasian dilakukan. Wadah dimaksudkan secara luas,yaitu, titik sama yang memasukan berbagai individu ke dalam kesatuan. Tanpa organisasi tidak mungkin ada pengorganisasian, pengorganisasian ada di dalam organisasi.
Sepintas pengorganisasian adalah biasa dan lumrah dibicarakan. Yang tidak biasa adalah kenyataan sukarnya kualitas sempurna pengorganisasian dicapai. Hal tersebut, karena salah satu unsur yang termasuk sumber daya tidak lain manusia bahkan manusia dalam keberadaannya sangat vital. Unsur manusia jugalah penyebab kalang kabutnya kondisi negara kita dimana sebagian orang berteriak keras " Ubah sistem ..ubah sistem ". Appa yakin dengan merubah sistem itu efisien? dan kalau pun sistemnya dirubah, manusia jualah yang menjalankan. Sayangnya yang berjuluk manusia itu rakus sebagaimana ilmu ekonomi menyebut homo economicus. Kerakusan yang menjadi penyebab inti bekerjasama di dominasi kepentingan pribadi. Berbeda dengan ilmu ekonomi, manusia dijuluki ilmu manajemen sebagai homo oeconomicus yang senang bekerjasama. Kiranya dieklektikan, optimalisasi kualitas pengorganisasian dapat kita tempuh dengan cara mengelola manusia rakus sedemikian rupa hingga bekerjasama mencapai tujuan yang ditetapkan.
Terdapat beberapa prinsip penting saat kita melakukan pengorganisasian. Prinsip-prinsip tersebut, tidak lain : tujuan yang tegas dan jelas, departementasi, pembagian tugas pekerjaan, adanya koordinasi, kesatuan komando, delegasi wewenang, luas jenjang pengawasan yang jelas, seimbang dan fleksibel. Keseimbangan antar prinsip digunakan sebagai pedoman pengorganisasian berbasis tujuan yang hendak dicapai. Pembicaraan tentang pengorganisasian pun tidak luput dari 5 unsur dalam mengkonstruksi organisasi,yaitu: struktur organisasi, tugas, orang, keputusan dan imbalan, situasi informal dan budaya. Kecocokan diantara 5 unsur demikian sangat diperlukan agar saling memperkuat dan menopang konsistensi. Setiap unsur konstruksi organisasi diserap kuat kualitas sempurna prinsip-prinsip pengorganisasian. Dengan demikian keberadaan organisasi menjadi patut dipertimbangkan oleh organisasi lain. Kualitas sempurna pengorganisasian merupakan sebuah dimensi penopang kehebatan organisasi.
           : http://id.shvoong.com/business-management/management/1657063-organisasi-dan-pengorganisasian/
            :

Jenis Struktur Organisasi : Kelebihan dan Kekurangannya

Terdapat beragam jenis struktur organisasi yang bisa didesain. Tulisan dibawah ini akan menggambarkan beberapa jenis struktur, disertai dengan kekuatan serta keterbatasan dari setiap jenis.
(Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang struktur organisasi dan HR management, .
Tipe Struktur Fungsional
Mendesain struktur berdasar fungsi-fungsi yang ada dalam suatu organisasi/divisi/sub divisi. Misal fungsi niaga, fungsi SDM dan fungsi teknik. Tipe ini memiliki kelebihan seperti berikut.
• Mempromosikan ketrampilan yang terspesialisasi
• Mengurangi duplikasi penggunaan sumber daya yang terbatas
• Memberikan kesempatan karir bagi para tenaga ahli spesialis
Dan tipe fungsional ini relevan untuk situasi seperti berikut:
• Lingkungan stabil
• Tugas bersifat rutin dan tidak banyak perubahan terjadi
• Mengutamakan efisiensi dan kapabilitas fungsional
Namun tipe fungsional juga memiliki sejumlah keterbatasan, seperti :
• Menekankan pada rutinitas tugas — kurang memperhatikan aspek strategis jangka panjang
• Menumbuhkan perspektif fungsional yang sempit
• Mengurangi komunikasi dan koordinasi antar fungsi
• Menumbuhkan ketergantungan antar-fungsi — dan kadang membuat koordinasi dan kesesuaian jadwal kerja menjadi sulit dilakukan
Tipe Output-based Structure
Mendesain struktur berdasar output/produk yang dihasilkan oleh unit/bagian organisasi yang bersangkutan.
Kelebihan
• Mendorong akuntabilitas yang lebih besar terhadap hasil akhir (output yang dihasilkan)
• Memungkinkan terjadinya diversifikasi ketrampilan (cross functional skills)
• Koordinasi antar fungsi didalam tiap posisi menjadi lebih mudah
Relevan untuk Situasi:
• Lingkungan tidak stabil
• Ukuran organisasi relatif besar
• Mengutamakan spesialisasi produk/output dan inovasi
Kekurangan
• Berpeluang menggunakan ketrampilan dan sumber daya secara tidak efisien
• Menuntut adanya ‘multiple role’ pada para karyawan sehingga dapat menimbulkan work stress
• Hanya terpaku pada satu produk tertentu (output)
Tipe Struktur Matriks
Mendesain struktur berdasar kombinasi antara tipe fungsional dan tipe output-based.
Kelebihan
• Mendorong penggunaan orang secara fleksibel
• Mengoptimalkan penggunaan sumber daya keahlian yang dimiliki
• Menumbuhkan koordinasi dan integrasi yang kohesif
Relevan untuk Situasi:
• Dorongan untuk mendistribusikan dan membagi sumber daya/kapabilitas
• Fokus pada dual perspectives : keahlian fungsional dan keandalan output
Kekurangan
• Berpeluang menumbuhkan role ambiguity
• Tanpa keseimbangan wewenang antara manajer fungsional dengan output-based coordinator, kinerja akan terganggu
• Memberi kesempatan bagi inkonsistensi permintaan antara fungsional dan output-based people.
Process-based Structure
Mendesain struktur berdasar proses inti yang dilakukan oleh organisasi. Tipe ini lebih menekankan pada relasi lateral dibanding relasi vertikal.
Beberapa Ciri Process-based Structure:
• Struktur ini didesain berdasar tiga hingga enam core process yang dimiliki oleh suatu unit/sub unit organisasi. Struktur tidak didasarkan pada fungsi ataupun output, tapi pada proses.
• Fokus pada tugas/aktivitas yang menciptakan value. Tugas/aktivitas disimplifikasikan dengan cara mengeliminasi tugas-tugas yang non-esensial dan mengurangi tangga hirarki.
• Dalam tipe ini, tim bersifat fundamental. Tim yang bersifat otonom bertanggungjawab untuk mendesain rencana dan mengeksekusinya hingga tuntas.
• Anggota tim memiliki multiple skills
Kelebihan
• Menumbuhkan efisiensi dan speed dalam penyelesaian tugas/pekerjaan
• Mengurangi garis pemisah antar departemen
• Meningkatkan kemampuan untuk melihat total wok flow
• Mengembangkan keterlibatan karyawan
• Mengurangi cost karena less overhead structure
Relevan untuk Situasi:
• Lingkungan organisasi yang selalu berubah
• Memiliki banyak projek yang tidak bersifat rutin
Kekurangan
• Membutuhkan ketrampilan baru untuk mengelola relasi lateral
• Membuka peluang untuk melakukan duplikasi sumber daya dan menciptakan role ambiguity
• Membutuhkan perubahan command-and-control mindset
• Mungkin membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan secara tim
• Berpeluang tidak efektif jika prosesnya salah diidentifikasi
(Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang struktur organisasi dan HR management

sumber : http://rajapresentasi.com/2009/09/jenis-struktur-organisasi-kelebihan-dan-kekurangannya/

Cara Mengambil Keputusan yang Tepat - 6 Langkah

Sadarkah anda, bahwa anda dihadapkan dengan ratusan pilihan dan keputusan setiap hari? Makanan apa yang kamu makan hari ini, baju apa yang kamu pakai saat bekerja, film apa yang akan kamu tonton saat akhir minggu, dan berbagai pilihan lain baik yang kamu sadari atau tidak. Namun tidak semua keputusan yang kamu hadapi sesimpel itu, banyak keputusan yang membutuhkan perenungan, pemikiran dan rencana yang matang untuk diambil seperti keputusan-keputusan di dunia kerja yang sering dihadapkan dengan masalah dan dilema.
Tidak seorangpun di dunia ini lahir dengan kemampuan mengambil keputusan yang baik. Itu adalah kemampuan yang harus dipelajari dan diperkuat dengan sering menghadapi suatu masalah yang menantang (memiliki masalah dalam hidup tidak selalu buruk, kan?).  Oh ya, tidak semua keputusan membutuhkan proses yang sistematis. Keputusan untuk memilih teman yang baik atau pasangan hidup adalah keputusan yang membutuhkan kontemplasi dan perenungan saja. Maka artikel ini hanya membahas mengenai keputusan yang memerlukan rencana yang sistematis (biasanya berhubungan dengan karir dan keuangan). Berikut ini adalah 6 cara mengambil keputusan yang tepat secara sistematis:
1. Tetapkan sasaranmu (set your goals)
Langkah pertama tentu saja kamu harus mengetahui dengan jelas masalah apa yang sedang kamu hadapi. Kamu juga harus memiliki tujuan dan hasil yang ingin dicapai setelah kamu mengambil keputusan. Secara umum ada 2 jenis keputusan:
1. Keputusan ya atau tidak. Contohnya haruskah kamu membeli mobil atau haruskah kamu berganti pekerjaan.
2. Memilih dari pilihan yang ada. Contohnya mobil jenis apa yang akan kamu beli atau pekerjaan apa yang terbaik buat kamu.

Ini permulaan yang penting karena tujuan akhir akan mempengaruhi caramu dalam bertindak dan berpikir. Berikan tenggat waktu (deadline) kapan kamu harus mengambil keputusan untuk memastikan kamu tidak terlalu lama fokus di satu masalah tanpa memperdulikan masalah yang lain.
2. Cari informasi yang tepat
Informasi adalah kunci untuk mengambil keputusan yang benar. Carilah fakta dan opini yang mendukung keputusanmu. Lakukanlah observasi, interview, survey, membaca literatur, atau meminta pendapat orang lain untuk mendapatkan informasi baik yang subyektif maupun obyektif. Tapi ingat, jangan sampai mencari suatu informasi pada orang yang salah atau meminta sarat dari orang yang tidak berpengalaman misalnya meminta pendapat tentang cara mengatur keuangan dari orang yang memiliki utang yang banyak atau cara menurunkan berat badan yang tepat dari orang yang kelebihan berat badan. Hal-hal semacam itu kadang tidak diperhatikan yang membuat informasi atau saran yang kamu dapat tidak benar.
3. Mencari opsi dan kemungkinan yang ada dari berbagai sudut pandang
Dalam mengambil keputusan, kamu harus mempertimbangkan segala kemungkinan yang ada terutama apabila keputusan yang kamu ambil adalah suatu keputusan yang besar. Jelajahi setiap perspektif yang berbeda, jangan batasi dirimu oleh sesuatu yang sudah tersedia atau sesuatu yang sudah ada di pikiranmu. Berpikir out-of-the-box awalnya pasti tampak tidak relevan atau tidak sesuai dengan situasi yang ada, namun justru solusi sering muncul dari ide-ide semacam itu. Tapi, tentu saja berbagai kemungkinan itu harus didukung oleh fakta dan riset yang benar.
4. Menganalisis tiap kelebihan dan kekurangan opsi yang akan kamu ambil
Gunakan logika dan akal sehatmu untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan atau keuntungan dan kelemahan dari setiap opsi yang ada. Apa keputusan ini masuk akal? Jika ya, mengapa, jika tidak, mengapa tidak? Apa resiko dari keputusan ini? Apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir resiko yang ada? Tanyalah pertanyaan-pertanyaan itu pada dirimu sendiri.
5. Jangan mencoba untuk sempurna
Banyak orang menunda-nunda keputusan karena takut salah. Pertama-tama kamu harus tahu bahwa, manusia tidak ada yang sempurna, bahkan seorang pemimpin yang berpengalaman kadang membuat kesalahan. Kedua, meskipun kamu membuat kesalahan, kamu bisa belajar banyak dari kesalahanmu dan itu adalah pengalaman yang sangat berharga
6. Lakukan, meskipun keputusanmu sulit
Seringkali, kamu harus menghadapi situasi sulit untuk mengambil suatu keputusan. Jika kamu menghadapi situasi semacam itu, jangan terus menghindar karena kamu hanya menambah masalah. Keputusan seperti apakah kamu harus mengakhiri sebuah hubungan atau apakah kamu harus berganti pekerjaan, memang bukan keputusan yang mudah namun kamu tetap harus membuat suatu keputusan tegas agar kamu tidak berlama-lama berkonsentrasi di satu situasi dan mengabaikan masalah lain yang menunggu keputusanmu juga.

Setelah kamu membuat sebuah keputusan, bukan berarti pekerjaanmu selesai disitu saja. Kamu harus memonitor dan mengevaluasi dampak dan efek nyata dari keputusan yang sudah kamu buat. Apabila ternyata hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasimu, kamu bisa memutar jalan dan mengambil jalan yang lain. Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri.
Itulah 6 cara mengambil keputusan yang tepat secara sistematis.

sumber : http://www.lovevirtue.com/in/Tips-Sukses/cara-mengambil-keputusan-yang-tepat-6-langkah.html

Buat Apa Susah

                 Buat apa susah...

buat apa susah...

lebih baik kita bergembira 

buat apa susah...

buat apa susah...

lebih baik kita bergembira



kekasihku apa yang kau risaukan

kerjamu hanya melamun saja

tak berguna kau bersedih hati 

tertawalah...sayang...



(Repeat *)



kekasihku apa yang kau pikirkan

hidup ini hanya sementara

tak berguna kau bersedih hati

percayalah...sayang...
 
sumber : http://www.lyricsfire.com/viewlyrics/koes-plus/buat-apa-susah-lyrics.htm 

Buku Ini Aku Pinjam

 Dikantin depan kelasku disana kenal dirimu
Yang kini tersimpan dihati jalani kisah sembunyi
Dihalte itu kutunggu senyum manismu kekasih
Usai dentang bel sekolah kita nikmati yang ada
Seperti hari yang lain
Kau senyum tersipu malu
Ketika ku sapa engkau
Genggamlah jari ................ Genggamlah hati
.................... ini
Memang usia kita muda namun cinta soal hati
Biar mereka bicara telinga kita terkunci
Dia tahu ............... dia rasa...............
Maka tersenyumlah kasih ..................
Tetap langkah .............. Jangan hentikan
..............
Cinta ini milik kita ..................
he'eh....................
Buku ini aku pinjam kan kutulis sajak indah
Hanya untukmu seorang .................
Tentang mimpi-mimpi malam
 
sumber : http://www.lyricsfire.com/viewlyrics/iwan-fals/buku-ini-aku-pinjam-lyrics.htm 

Green Day - Minority

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info